Tim Khusus dan Tim Elang Turun Tangan buru Pelaku Teror Kain Api di Semarang

Article

AnekaWarta - Polrestabes Semarang Polda Jateng membentuk tim khusus memburu pelaku dugaan pembakaran mobil yang akhir akhir ini meresahkan warga Kota Semarang.

Wakil Kepala Polrestabes Semarang Polda Jateng AKBP Enrico Silalahi mengatakan, tim khusus ini sudah bekerja mencari petunjuk siapa pelaku dan apa motif dari pembakaran mobil yang dilakukan secara acak tersebut. “Kami sudah bentuk tim khusus, sudah bekerja mencari pelakunya,” kata Enrico, Kamis (31/1).

Enrico mengatakan, selain membentuk tim khusus, dia memerintahkan Tim Elang Polrestabes Semarang Polda Jateng untuk meningkatkan patroli di wilayah rawan khususnya daerah pinggiran Kota Semarang.

“Kejadian ini tidak cuma di tengah kota tapi justru di pinggiran kota. Tim Elang sudah saya perintahkan untuk intenskan patroli ke daerah pinggiran,” katanya.
Menurut Enrico, tim khusus dan Tim Elang ini bertujuan untuk mempersempit ruang gerak pelaku pembakaran.

Lantaran kasus pembakaran ini juga terjadi di daerah sekitar Semarang, Enrico menyebut pihaknya juga bekerja sama dengan polres tetangga untuk meningkatkan pengawasan di perbatasan.

“Kalau perlu razia di jam-jam terjadinya tindakan pembakaran itu. Sasarannya sepeda motor,” katanya.

Dia mengimbau kepada masyarakat khususnya pengurus RT dan RW agar menyisihkan anggaran untuk memasang kamera CCTV di lingkungan.

Selain menjaga lingkungan dari ancaman tindak pidana dari luar, kamera CCTV ini juga sangat membantu pengurus lingkungan untuk mengawasi aktifitas warganya.

“Kejadiannya selalu antara jam 12 malam sampai pukul 05.00 subuh. Selalu di jam segitu,” katanya.
Mengaktifkan kembali siskamling di lingkungan juga dianggap berguna mengurungkan niat pelaku.

Semakin banyak yang melakukan ronda malam, maka niatan pelaku melakukan aksinya juga akan semakin ciut.

“Kalau ramai yang ronda pasti pelaku juga berpikir dua kali melancarkan aksinya,” kata Enrico.

Enrico menyebut, di Kota Semarang sudah terjadi delapan kejadian dugaan pembakaran mobil yang dilaporkan resmi ke kepolisian.
Namun dari hasil penelusuran, sedikitnya 16 kejadian pembakaran baik motor maupun mobil terjadi di Kota Semarang.

“Jangan ragu menegur kalau ada yang mencurigakan di lingkungan. Segera laporkan ke kantor polisi terdekat,” kata Enrico.

Sumber Hitam Putih

Headline