Dalam Satu Hari, Najib Razak Belanjakan Rp 11,3 Miliar

Article

Kuala Lumpur, - Dua kartu kredit milik mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak digunakan untuk berbelanja senilai RM3,3 juta (US$ 803.000 atau sekitar Rp 11,36 miliar) di toko perhiasan. Fakta itu terungkap dalam sidang pengadilan tinggi Kuala Lumpur pada Senin (15/7).

Wakil presiden senior Ambank yang bertanggung jawab atas otorisasi kartu kredit dan manajemen penipuan Yeoh Eng Leong mengatakan, pembelian dilakukan di De Grisogono, gerai perhiasan mewah Swiss, di Italia pada 8 Agustus 2014.

Yeoh berbicara pada hari ke-37 persidangan mantan perdana menteri sehubungan dengan penyelewengan dana RM42 juta dari SRC International, bekas anak perusahaan dana negara yang dilanda skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Eksekutif Ambank mengatakan RM 456.000 (sekitar Rp 1,54 miliar) dihabiskan menggunakan kartu kredit Visa Platinum. Sementara RM 2,86 juta (sekitar Rp 9,7 miliar) dihabiskan menggunakan kartu kredit Mastercard Platinum.

Yeoh juga mengatakan kepada wakil jaksa penuntut umum Budiman Lufti Mohamed bahwa kedua kartu memiliki batas kredit gabungan sebesar RM3 juta (sekitar Rp 10,1 miliar). Dia juga menjelaskan pembayaran hampir RM 450.000 (sekitar Rp 1,52 miliar) dilakukan untuk kartu Visa sementara RM 2,83 juta (Rp 9,59 miliar) dibayarkan ke Kartu Master.

“Pada awal Januari 2015, kartu-kartu itu digunakan untuk menghabiskan RM 466.000 (sekitar Rp 1,57 miliar) lagi di Chanel di Hawaii. Kartu-kartu itu juga digunakan untuk membayar RM 127.000 (sekitar Rp 430 juta) di Shangri-La Hotel di Bangkok,” kata Yeoh.

Sumber: Suara Pembaruan
 



Headline