Final Liga Champions, Begini Cara Hotspur Kalahkan Liverpool

Article

London – Tottenham Hotspur berangkat ke Madrid untuk berhadapan dengan Liverpool bersaing memperebutkan trofi Liga Champions pertama mereka setelah laga semi final yang mendebarkan di Amsterdam.

Tottenham Hotspur telah mengatasi beberapa halangan musim ini untuk mencapai final Liga Champions dan hanya perlu melakukannya sekali lagi pada 2 Juni 2019 nanti.

Mereka akan menghadapi pemenang lima kali kompetisi ini, Liverpool, dan inilah cara mereka untuk bisa mengalahkan The Reds.

Cara Tottenham Hotspur Menang Final Liga Champions

Harry Kane tampaknya akan menjadi kunci bagi Tottenham dengan kembalinya dari cedera tepat pada waktunya untuk final Liga Champions.

Pemain berusia 25 tahun itu telah kembali berlatih minggu lalu setelah absen sejak pertandingan leg pertama melawan Manchester City.

Laporan di media Inggris pada hari Senin memberitakan bahwa Harry Kane akan ikut melakukan perjalanan dengan skuad Spurs ke Madrid pada hari Rabu nanti dan siap untuk seleksi tim starter.

Mauricio Pochettino kini menghadapi dilema dalam memilih tim utama dengan adanya Kane, Son, Dele, Eriksen, dan Moura yang semuanya siap dimainkan.

Dilema ini kemungkinan akan mengakibatkan pahlawan Spurs di babak semifinal, Lucas Moura, akan berada di bangku cadangan.

Meskipun ini akan sulit, ini memungkinkan untuk menampilkan lini depan Tottenham yang paling efektif untuk yang kelima kalinya di 2019.

Kuartet ini telah membuktikan diri mereka sebagai senjata terbesar Spurs, mencetak enam gol ke gawang Everton awal musim ini ketika keempatnya berada di lapangan.

Pemain lain yang harus diperhatikan adalah Moussa Sissoko. Transformasi pemain Prancis ini dari bahan candaan menjadi pemain yang paling penting sangatlah mengejutkan.

Sissoko memberikan Tottenham kekuatan terbaik di lini tengah mereka, karena ini sangat penting menginat pemain ini dapat bermain baik ofensif maupun defensif.

Kemampuannya membawa bola ke lini depan telah menjadi aset utama bagi Tottenham Hotspur, pemain berusia 29 tahun ini sering menunjukkan kekuatannya yang luar biasa.

Untuk Liverpool, gelandang tengah telah menjadi posisi yang paling banyak dirotasi. Tetapi menghadapi Sissoko di Wanda Metropolitano dengan performanya saat ini, adalah masalah yang harus dipecahkan oleh juru taktik The Reds, Jurgen Klopp.

Tottenham Bisa Kalah Jika …

Selama beberapa pekan terakhir, Tottenham Hotspur punya dua celah paling mencolok, yaitu: bek kanan dan gelandang tengah. Lini ini yang harus benar-benar mereka perhatikan di final Liga Champions nanti.

Sementara Moussa Sissoko adalah berkah, ketidakhadiran Harry Winks telah memaksa Victor Wanyama masuk ke dalam daftar pemain.

Pemain asal Kenya yang baru saja kembali dari cedera panjang ini sering kesulitan menghadapi tekanan lawan dan Spurs akan sangat berharap Winks cepat kembali.

Winks, seperti Kane, Jan Vertonghen dan Davinson Sanchez, adalah permainan lain yang telah kembali berlatih setelah musim Liga Premier berakhir.

Jurgen Klopp akan datang dengan tiga gelandang, yang semuanya hebat musim ini, yang berarti bahwa mencarikan Sissoko seorang partner akan menjadi kunci untuk menghindarkannya dari tekanan di lini tengah.

Kieran Trippier telah menjadi masalah lain bagi Tottenham, ia kerap melakukan kesalahan fatal sepanjang musim jadi akan sedikit berat untuk memasukkannya sebagai starter di final Liga Champions.

Kadang-kadang, ia telah terbukti sebagai bek sayap yang kompeten, tetapi itu sangat jarang terjadi, terutama sejak awal tahun 2019 ini.

Serge Aurier telah kembali dan tersedia untuk seleksi tim utama, tetapi Pochettino kemungkinan akan tetap memainkan Trippier di awal laga.

Pemain berusia 28 tahun itu akan diadu langsung dengan Sadio Mane, salah satu pemain penyerang paling sulit yang harus dihadapi di planet ini. Ini bisa menjadi lini yang paling menjadi perhatian bagi Tottenham.

Apa yang harus diwaspadai Tottenham dari Liverpool

Liverpool mencatatkan 97 poin Liga Premier musim ini, ini indikasi betapa kuatnya lawan Hotspur nanti di ibukota Spanyol.

Tanpa ragu bisa kami katakan bahwa tim Jurgen Klopp adalah salah satu tim yang terbaik di Eropa dan akan membalas dendam atas kekalahan mereka musim lalu di Kiev.

Tantangan untuk meraih gelar bagi The Reds dan jalan panjang menuju final Liga Champions musim ini sangat dibantu oleh kokohnya pertahanan mereka.

Susunan pemain seperti Alisson Becker, Trent Alexander-Arnold, Joel Matip, Virgil van Dijk dan Andrew Roberston membuat pertahanan mereka sangat sulit untuk dibongkar.

Terlepas dari harganya yang lumayan mahal, Alisson dan van Dijk sama-sama membuktikan diri sebagai dua yang terbaik di dunia dalam posisi mereka.

Sementara itu, Alexander-Arnold dan Roberston bermain sangat mengesankan di semua lini lapangan untuk The Reds.

Duo ini telah berhasil mencatatkan total 29 assist musim ini dan akan menjadi ancaman yang dapat menggagalkan impian Tottenham meraih trofi Liga Champions.

Sementara Mohamed Salah selalu tampil sensasional musim ini, Sadio Mane juga naik level dan telah menjadi faktor kunci lain dalam kesuksesan Liverpool.

Pemain berusia 27 tahun ini telah berhasil menyamai total 26 gol milik Mohamed Salah dan akan menjadi perhatian khusus bagi Tottenham di Madrid.

Gilabola.com
 



Headline