Saling Menghormati di Bulan Ramadhan

Article

HARI ini, Senin (6/5), memasuki bulan puasa. Selama bulan Ramadhan hingga Lebaran, tempat hiburan malam di Jakarta wajib tutup. Bagi yang melanggar dicabut izin operasionalnya.

Terkait larangan itu, Pemprov DKI Jakarta telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 162/SE0/2019. Surat edaran ini mengatur waktu operasional tempat hiburan malam selama Ramadhan 1440 Hijriyah.

Dalam surat edaran, diatur penyelenggaraan usaha seperti klub malam, diskotek, mandi uap, rumah pijat, arena bermain ketangkasan manual, mekanik dan/atau elektronik untuk dewasa dan bar diwajibkan tutup satu hari sebelum Ramadhan, selama  Ramadhan, pada hari Raya Idul Fitri, dan satu hari setelah Lebaran.

Sementara itu, usaha karaoke eksklusif dapat menyelenggarakan kegiatan pada Ramadhan mulai pukul 20.30 WIB sampai dengan pukul 01.30 WIB. Sedangkan karaoke keluarga mulai pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 02.00 WIB.

Untuk tempat hiburan biliar yang terletak dalam satu ruangan karoke eksklusif, diperbolehkan beroperasi pada pukul 20.30 WIB sampai dengan pukul 01.30 WIB.

Bukan itu saja, Pemprov DKI Jakarta juga mengimbau pemilik warung makan dan restoran menghormati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa. Pengusaha rumah makan diminta menutup sebagian kaca warungnya dengan kain, tirai atau bahan lainnya.

Dalam kontek rumah makan, Pemprov DKI Jakarta  tidak melarang pengusaha membuka usahanya saat Ramadhan, tetapi hanya mengimbau untuk menghormati umat muslim dan muslimah menjalankan rukun Islam yang ketiga yakni ibadah puasa.

Merujuk surat edaran itu, kita sudah seharusnya saling menghormati. Bagi pengusaha hiburan patuhilah surat edaran tersebut. Dan bagi pemilik warung atau restoran tidak ada salahnya menghargai imbauan Pemprov DKI Jakarta.

Sebaliknya bagi masyarakat tidak main sweeping terhadap  tempat hiburan malam.  Bila menemukan pelanggaran terhadap surat edaran, serahkan penanganannya  kepada aparat yang berwenang.

Kini saatnya  saling memberi semangat dan saling menghargai.  Saling menghargai dan menghormati bisa menghadirkan rasa aman, tentram serta terhindar dari permusuhan.  Marhaban Ya Ramadhan. 



Headline