Sandera Ketua KPU, Dua Pelaku Bersenjata Ditembak Mati

Article

Serang, AnekaWarta – Dua pelaku kelompok kriminal bersenjata berhasil ditembak mati tim anti teror Polda Banten setelah menculik dan menyandera Ketua KPU Kota Serang.

Sebelum ditembak mati sempat terjadi baku tembak saat dilakukan upaya pembebasan sandera.

Aksi pembebasan sandera ini merupakan bagian dari simulasi sistem pengamanan kota (sispamkot) yang dilakukan jajaran Polda Banten dan Korem 064 Maulana Yusuf Banten.

Simulasi dalam rangka menghadapi Pemilu 2019 ini digelar di Alun-alun Barat Kota Serang, Kamis (14/3/2019).

Hadir dalam acara simulasi, Wakapolda Banten Brigjen Pol Tomex Korniawan, Komandan Korem 064 Maulana Yusuf Kolonel Inf. Widiyanto, para Kapolres dan Dandim serta para pejabat utama Polda Banten.

Dalam simulasi digambarkan terjadi kerusuhan di Kota Serang pasca aksi masyarakat di gedung KPU Kota Serang.

Masyarakat yang tak puas karena aksinya tak tersampaikan, melakukan aksi perusakan gedung dan fasilitas umum, penjarahan, penganiayaan terhadap warga bahkan melakukan penculikan terhadap Ketua KPU.

Tim pengamanan kota yakni gabungan Samapta, Brimob dan TNI berhasil mengendalikan situasi meski ada beberapa dari pihak pendemo yang terluka.

Tim Anti Teror Polda Banten yang fokus terhadap aksi penculikan bergerak melakukan pengejaran.

Disebuah rumah yang digambarkan tempat penyekapan sandera, Tim Anti Teror berhasil membebaskan sandera setelah menembak mati 2 penyandera setelah sebelumnya terjadi baku tembak.

Dalam penggeledahan di tempat penyaderaan, Tim Anti Teror menemukan bom aktif dan selanjutnya diledakan oleh Tim Gegana.

Wakapolda Banten Brigjen Pol Tomax Korniawan mengatakan, kegiatan ini merupakan sebuah perencanaan mengantisipasi berbagai pontensi kejadian yang mungkin saja terjadi di tengah pelaksanaan pilpres dan pileg. Namun satu hal yang utama adalah TNI dan Polri, membantu tugas dari KPU dan Bawaslu untuk pemilu berjalan aman dan lancar.

“Simulasi ini bagian dari rencana TNI Polri dalam membantu penyelenggara pemilu agar berjalan aman dan lancar sesuai yang diharapkan kita bersama. Kami dan TNI telah menyatukan langkah mewujudkan pesta demokrasi berjalan lancar, aman dan damai,” kata Jenderal bintang satu ini.

Headline