Rookie MotoGP 2019: 4 Pendatang yang Berpotensi Merepotkan

Article

AnekaWarta - Empat anak-anak muda naik kelas dan membalap di MotoGP 2019. Para rookie atau pendatang baru itu berpotensi merepotkan pebalap papan atas.

Di MotoGP 2019, yang akan digeber di Sirkuit Losail, Doha, Qatar, pada Minggu (10/3), akan ada empat pebalap baru yang mengaspal. Mereka adalah Francesco Bagnaia, Fabio Quartararo, Joan Mir, dan Miguel Oliveira.

Keempatnya akan menyandang status rookie di MotoGP 2019. Kendati begitu, baik Bagnaia hingga Oliveira tak boleh diremehkan begitu saja.

Dalam tes pramusim MotoGP 2019, setidaknya mereka sudah membuktikan punya kecepatan dan berpotensi merepotkan. Berikut ulasan masing-masing rookie musim ini.

1. Francesco Bagnaia (Alma Pramac Racing)
Bagnaia disebut-sebut bakal bersinar di MotoGP 2019. Rider 22 tahun itu melesat di tes pramusim.

Bagnaia naik ke MotoGP 2019 dengan status juara Moto2 2018. Musim lalu, Bagnaia menjadi juara Moto2 bersama tim Sky Racing Team VR46 dan kini direkrut Alma Pramac Racing, tim satelit Ducati.

Di tes pramusim, Bagnaia memperlihatkan penampilan oke saat menggeber motornya di Sirkuit Sepang, Malaysia. Ia mengakhiri tes di peringkat kedua, di bawah pebalap tim Mission Winnow Ducati, Danilo Petrucci.

Sebagai jebolan VR46 Academy, Bagnaia diprediksi bisa mengikuti jejak sang guru Valentino Rossi. The Doctor sendiri berharap murid akademinya itu bisa melesat di MotoGP 2019.

2. Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT)
Fabio Quartararo naik ke MotoGP setelah direkrut tim Petronas Yamaha SRT. Baru berusia 19 tahun, rider Prancis itu tampil oke di tes pramusim.

Dalam pengujian terakhir di Sirkuit Losail akhir pekan lalu, Quartararo mengakhiri tes dengan bercokol di peringkat dua, di bawah rider Monster Energy Yamaha MotoGP Maverick Vinales.

Musim lalu, Quartararo membalap untuk tim Speed Up Racing. Ia mengakhiri kejuaraan dengan finis di peringkat ke-10, dengan sekali memenangi seri balap di Catalunya.

Dengan seri perdana MotoGP 2019 digelar di Qatar, Quartararo berpotensi merepotkan para rider papan atas di Losail.

3. Joan Mir (Suzuki Ecstar)
Karier Joan Mir di dunia balap bak meteor. Baru 2015 membalap di Moto3, kini ia sudah duduk manis di atas motor MotoGP.

Hebatnya, dalam tempo singkat itu, Mir bisa berprestasi. Setelah menjuarai Moto3 pada 2017, pebalap berusia 21 tahun itu finis keenam di Moto2 2018 sebagai rookie.

Musim ini, Mir pun diangkut ke MotoGP oleh Suzuki Ectar, menggnantikan Andrea Iannone yang pindah ke Aprilia. Memacu motor MotoGP, Mir terbilang konsisten.

Dalam tes pramusim, Mir bisa memperbaiki catatan waktunya saat menunggangi motor GSX-RR. Setelah finis ke-14 di tes Valencia, November 2018, ia menutup tes pramusim di Qatar dengan berada di peringkat 11. Sebuah peningkatan yang tak boleh dianggap sepele oleh para rider papan atas.

4. Miguel Oliveira (Red Bull KTM Tech3)
Miguel Oliveira musim lalu menjadi runner up Moto2 bersama KTM. Musim ini, ia pun dipromosikan ke MotoGP untuk membalap di tim satelit KTM, Red Bull KTM Tech3.

Dalam tes pramusim MotoGP 2019, Oliveira masih tertinggal dari para rookie lain. Namun dari catatan waktunya, penampilannya dengan motor RC16 bisa terus meningkat. So, Oliveira tetap punya potensi merepotkan para rider.

Sumber: Detiksport
 

Headline