Sebentar Lagi! Berikut Jadwal Pencairan BLT Subsidi Gaji Gelombang 2

Article

Kabar baik! Bantuan Langsung Tunai (BLT) BPJS Ketenagakerjaan untuk subsidi gaji pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta segera cair.

Informasi terkait pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan itu disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah.

Menaker Ida lewat acara penyerahan bantuan secara simbolis di Pekalongan, Minggu 18 Oktober 2020 ungkap waktu pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan termin (gelombang) 2.

Penyaluran bantuan subsidi upah atau subsidi gaji ini akan dilakukan sebelum bulan November. Artinya, maksimal akhir bulan Oktober sudah cair.

“Insya Allah, mudah-mudahan sebelum November kita bisa transfer subsidi (BLT atau BSU) untuk bulan November dan Desember,” kata Ida Fauziyah.

Sebagaimana diberitakan SeputarTangsel.com dalam artikel "BLT Bantuan Subsidi Upah untuk Gaji di Bawah 5 Juta, Menaker Ida Fauziyah: Cair Sebelum November", Ida Fauziyah juga mengatakan, ada sejumlah pekerja yang masih belum menerima BSU meskipun sudah mendaftarkan diri.

Menurut Ida, Hal itu terjadi karena ada sejumlah persyaratan yang tidak terpenuhi oleh pekerja atau pihak perusahaan tempat bekerjanya.

Dengan demikian, Ida meminta perusahaan untuk memperbaiki dan melengkapi sejumlah persyaratan yang kurang, agar subsidi bisa diterima.

“Kalau 12,1 juta rekening berarti ada yang belum menerima, uangnya masih di kami yang menunggu persyaratan sudah terpenuhi,” tutur Ida.

“Pada termin (gelombang) kedua, bantuan rencana sebelum November sampai ke semua rekening,” imbuh Ida.

Selain itu, menurut Ida, ada kendala penyaluran BSU atau BLT yang menghambat penyaluran bantuan ini, antara lain terjadi duplikasi rekening, rekening yang sudah tutup.

Selain itu, rekening tidak sesuai NIK, rekening tidak terdaftar, dan ada rekening yang sudah dibekukan oleh pihak bank.

Sebelumnya, bantuan subsidi upah atau BSU untuk pekerja yang memiliki gaji di bawah lima juta tahap pertama sudah disalurkan.

Bantuan tersebut sudah disalurkan kepada 12,1 juta pekerja dalam gelombang pertama.

“Alhamdulillah sudah ditransfer 12,1 juta rekening yang sudah disalurkan, artinya sudah 98 persen,” kata Ida.

Sumber: Seputar Tangsel



Headline