Menguasai 4 Bahasa, Arthur Cunha Punya Peran Penting di Arema

Article

AnekaWarta - Bek Arema FC, Arthur Cunha da Rocha semakin akrab sebagai penerjemah di tim Singo Edan.

Dia tidak hanya jadi penyambung lidah pelatih Milomir Seslija, tapi juga para pemain asing baru yang belum menguasai bahasa Indonesia, seperti Robert Lima Guimaraes.

Bek 28 tahun ini beberapa kali jadi penerjemah Lima ketika awak media ingin melakukan sesi wawancara. Pasalnya, penyerang asal Brasil itu tidak banyak memberikan komentar ketika ditanya dengan bahasa Inggris. Saat Arthur sebagai penerjemahnya dalam bahasa Portugis, Lima lebih leluasa memberi jawaban.

Sebenarnya ini bukan kali pertama Arthur dapat tugas jadi penerjemah. Sejak gabung Arema musim 2017, dia membantu rekannya asal Brasil, Fellipe Bertoldo untuk berkomunikasi dengan pemain lain dan awak media. Musim lalu dia juga menerjemahkan instruksi pelatih Milan Petrovic dalam sesi latihan.

“Saya senang bisa membantu untuk menerjemahkan bahasa. Selama bisa, akan saya lakukan dengan baik,” jelasnya.

Arthur menguasai empat bahasa, yakni Portugis, Spanyol, Inggris dan Indonesia. Bahasa Portugis dan Spanyol sudah dikuasainya sejak di Amerika Latin. Saat di negaranya, Brasil, bahasa Portugis yang digunakan sehari-hari. Sedangkan di beberapa negara tetangganya menggunakan bahasa Spanyol. 

Sedangkan Bahasa Inggris dikuasainya saat trial bersama klub raksasa Inggris, Manchester United pada 2007. Dia enam kali menjalani trial dalam kurun waktu dua tahun.

“Bahasa Inggris jadi yang paling sulit dikuasai. Tap setelah enam kali trial di Manchester, saya bisa berkomunikasi dengan orang setempat,” kata pemain jangkung ini.

Arthur Cunha juga tak sulit untuk berbahasa Indonesia. Dia hanya butuh tujuh bulan. “Saya tidak pernah kursus untuk belajar bahasa. Berkomunikasi langsung itu jadi cara yang paling efektif untuk belajar,” jelasnya.

Sumber : bolacom



Headline